Tak Menunggu Pemerintah, Pengusaha Kasur Busa Perbaiki Jalan Rusak di Magetan

Berita / 04-Feb-2026




Aksi inspiratif dilakukan Agus Dwi Wibowo, pengusaha kasur busa asal Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia menjadi sorotan publik setelah secara sukarela memperbaiki jalan desa sepanjang 350 meter menggunakan dana pribadinya. Aksi tersebut viral di media sosial sejak Senin (2/2/2026).

Namun bagi Agus, pembangunan jalan itu sama sekali bukan untuk mencari perhatian. Ia menegaskan langkah tersebut dilandasi rasa syukur serta kecintaannya terhadap desa tempat ia tumbuh dan dibesarkan.

"Intinya saya pertegas ini bukan saya mencari viral atau ada masuk tujuan yang lain. Kembali, hanya satu yang saya yakini bahwa saya tumbuh, berkembang di Desa Mategal. Dan di Desa Mategal inilah saya belajar arti kebersamaan," ungkap Agus, Senin (2/2/2026).

Kondisi jalan desa yang sudah lama rusak membuat hati nuraninya tergerak untuk turun tangan. Agus mengaku merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu menciptakan kenyamanan bagi warga sekitar.

"Sehingga saat saya melihat kondisi jalan yang menurut saya dan menurut sebagian masyarakat itu tidak layak, hati saya bergerak untuk menyisihkan sebagian dari usaha saya," tambahnya.

Dengan jalan yang cukup luas untuk skala desa, warga juga tidak lagi terhambat.

"Harapan saya kepada masyarakat, jalan ini bisa dinikmati oleh masyarakat Mategal. Dan mungkin untuk petani yang mengangkut hasil pertaniannya supaya lebih mudah. Siswa-siswa yang ingin belajar sehingga dengan jalan yang baik akan mengurangi risiko insiden yang tidak diinginkan. Dan mereka akan lebih nyaman dan senang dalam hal melakukan kegiatan," jelas Agus.

Ia juga menyadari bahwa proses pembangunan oleh pemerintah kerap membutuhkan waktu lama karena harus melalui tahapan regulasi dan prosedur yang berlaku. Sementara di sisi lain, kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang layak bersifat mendesak.

Sementara itu, Ketua RT 12 Desa Metegal, Katimin, yang turut terlibat dalam pembangunan jalan, mengaku lega dengan adanya kepedulian dari sosok pengusaha seperti Agus Dwi Wibowo. Ia menyebut jalan desa tersebut telah rusak selama sekitar 15 tahun.

“Sudah sekitar 15 tahun rusak. Tidak ada anggaran sama sekali dari desa,” kata Katimin.

Sebagai warga yang kini menikmati hasil perbaikan jalan, Katimin berharap langkah Agus dapat menginspirasi pengusaha lain di Desa Metegal untuk ikut berkontribusi memajukan desa.

“Harapannya ke depan terus ada yang membantu. Artinya, pengusaha yang ada di desa bisa ikut memajukan Desa Mategal,” tambahnya.

 

pic sources: surabaya.kompas.com


Program